Beranda > Ahlussunnah Versus Wahabi > Dari Tulisan Imam al-Fakhr ar-Razi (606 H) Dalam at-Tasir al-Kabir; ALLAH ADA TANPA TEMPAT (Membongkar Kesesatan Aqidah Wahabi)

Dari Tulisan Imam al-Fakhr ar-Razi (606 H) Dalam at-Tasir al-Kabir; ALLAH ADA TANPA TEMPAT (Membongkar Kesesatan Aqidah Wahabi)

Sesungguhnya keyakinan bahwa Allah ada tanpa tempat adalah aqidah Nabi Muhammad, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka. Mereka dikenal dengan Ahlussunnah Wal Jama'ah; kelompok mayoritas ummat yang merupakan al-Firqah an-Najiyah (golongan yang selamat).

Sesungguhnya keyakinan bahwa Allah ada tanpa tempat adalah aqidah Nabi Muhammad, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka. Mereka dikenal dengan Ahlussunnah Wal Jama'ah; kelompok mayoritas ummat yang merupakan al-Firqah an-Najiyah (golongan yang selamat).

Seorang ahli tafsir terkemuka, Imam al-Fakhr ar-Razi (w 606 H) dalam kitab tafsirnya menuliskan sebagai berikut:

“Jika keagungan Allah disebabkan dengan tempat atau arah atas maka tentunya tempat dan arah atas tersebut menjadi sifat bagi Dzat-Nya. Kemudian itu berarti bahwa keagungan Allah terhasilkan dari sesuatu yang lain; yaitu tempat. Dan jika demikian berarti arah atas lebih sempurna dan lebih agung dari pada Allah sendiri, karena Allah mengambil kemuliaan dari arah tersebut. Dan ini berarti Allah tidak memiliki kesempurnaan, sementara selain Allah memiliki kesempurnaan. Tentu saja ini adalah suatu yang mustahil”( at-Tafsîr al-Kabîr, QS. al-Baqarah: 225, jld. 4, juz 7, h. 14).

Pada bagian lain dari tafsirnya dalam penafsiran firman Allah QS. Thaha: 5 Imam al-Fakhr ar-Razi menuliskan sebagai berikut:

“Masalah kedua; Kaum Musyabbihah menjadikan ayat ini sebagai rujukan dalam menetapkan keyakinan mereka bahwa Tuhan mereka duduk, bertempat atau bersemayam di atas arsy. Pendapat mereka ini jelas batil, terbantahkan dengan dalil akal dan dalil naql dari berbagai segi;

Pertama: Bahwa Allah ada tanpa permulaan. Dia ada sebelum menciptakan arsy dan tempat. Dan setelah Dia menciptakan segala makhluk Dia tidak membutuhkan kepada makhluk-Nya, tidak butuh kepada tempat, Dia Maha Kaya dari segala makhluk-Nya. Artinya bahwa Allah Azali -tanpa permulaan- dengan segala sifat-sifat-Nya, Dia tidak berubah. Kecuali bila ada orang berkeyakinan bahwa arsy sama azali seperti Allah. (Dan jelas ini kekufuran karena menetapkan sesuatu yang azali kepada selain Allah)”.

Kedua: Bahwa sesuatu yang duduk di atas arsy dipastikan adanya bagian-bagian pada dzatnya. Bagian dzatnya yang berada di sebelah kanan arsy jelas bukan bagian dzatnya yang berada di sebelah kiri arsy. Dengan demikian maka jelas bahwa sesuatu itu adalah merupakan benda yang memiliki bagian-bagian yang tersusun. Dan segala sesuatu yang memiliki bagian-bagian dan tersusun maka ia pasti membutuhkan kepada yang menjadikannya dalam susunannya tersebut. Dan hal itu jelas mustahil atas Allah.

Ketiga: Bahwa sesuatu yang duduk di atas arsy dipastikan ia berada di antara dua keadaan; dalam keadaan bergerak dan berpindah-pindah atau dalam keadaan diam sama sekali tidak bergerak. Jika dalam keadaan pertama maka berarti arsy menjadi tempat bergerak dan diam, dan dengan demikian maka arsy berarti jelas baharu. Jika dalam keadaan kedua maka berarti ia seperti sesuatu yang terikat, bahkan seperti seorang yang lumpuh, atau bahkan lebih buruk lagi dari pada orang yang lumpuh. Karena seorang yang lumpuh jika ia berkehendak terhadap sesuatu ia masih dapat menggerakan kepada atau kelopak matanya. Sementara tuhan dalam keyakinan mereka yang berada di atas arsya tersebut diam saja.

Keempat: Jika demikian berarti tuhan dalam keyakinan mereka ada kalanya berada pada semua tempat atau hanya pada satu tempat saja tidak pada tempat lain. Jika mereka berkeyakinan pertama maka berarti menurut mereka tuhan berada di tempat-tempat najis dan menjijikan. Pendapat semacam ini jelas tidak akan diungkapkan oleh seorang yang memiliki akal sehat. Kemudian jika mereka berkeyakinan kedua maka berarti menurut mereka tuhan membutuhkan kepada yang menjadikannya dalam kekhususan tempat dan arah tersebut. Dan semacam ini semua mustahil atas Allah” (at-Tafsîr al-Kabîr, QS. Thaha: 5, jld. 11, juz 22, h. 5-6).

Waspadai Wahabi, mereka menyebarkan aqidah sesat; mengatakan Allah bertempat di atas arsy, lalu pada saat yang sama juga mengatakan Allah bertempat di langit. mereka mengatakan Allah bertempat bahkan di dua tempat, heh!!!!! Na’udzu Billah!!!
Mereka yakin arsy dan langit sebagai ciptaan Allah; tapi mereka mengatakan Allah bertempat pada keduanya!!! di mana logika sehat mereka?????? itu artinya dalam keyakinan mereka; Allah berubah-ubah, dari semula yang ada tanpa arsy dan tanpa langit, lalu berubah menjadi bertempat pada keduanya!!!

Benar, mereka adalah kaum yang ditertawakan oleh orang2 tolol; sebelum ditertawakan oleh orang2 berakal….!!!!!!
waspadai mereka….!!! jaga anak2 dan generasi kita, jangan sampai berkeyakinan rusak ala Wahabi!!!!

  1. ahid_lg
    Maret 31, 2011 pukul 12:15 pm

    Nice article mas,ijin copy ya,…jzkllh khyrn

  2. September 21, 2011 pukul 9:54 am

    halal 100%…🙂

  3. Februari 16, 2013 pukul 11:40 pm

    Everything said was actually very reasonable. However, think on this,
    suppose you added a little content? I ain’t suggesting your information is not good, however what if you added something that makes people want more? I mean Dari Tulisan Imam al-Fakhr ar-Razi (606 H) Dalam at-Tasir al-Kabir; ALLAH ADA TANPA TEMPAT (Membongkar Kesesatan Aqidah Wahabi) ALLAH ADA TANPA TEMPAT is kinda boring. You might glance at Yahoo’s home page and
    watch how they create news headlines to get viewers interested.

    You might try adding a video or a related pic or two
    to get readers excited about what you’ve got to say. In my opinion, it could bring your posts a little bit more interesting.

  1. Juni 4, 2012 pukul 11:53 am
  2. Juni 4, 2012 pukul 11:54 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: